BATAS ACEH | Lhoksukon — Usaha Kue Kekarah dan Kueh Boeh milik Husen Makni dari Gampong Ceubrek, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, ikut tampil dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Samudera Pasai Aceh Utara ke-800. Pameran digelar di Lapangan Kantor Bupati, Landeng, Lhoksukon, Senin 8 September 2026.
Kue kekarah khas Aceh yang dipamerkan melalui stand expo Muspika Tanah Luas mendapat antusias tinggi dari pengunjung. Banyak pengunjung yang langsung membeli produk tersebut selama acara berlangsung.
Camat Tanah Luas, Bachtiar, SE, menyampaikan bahwa produk unggulan UMKM di wilayahnya saat ini sudah berkembang pesat. Pemasarannya tidak hanya di Aceh, tetapi sudah menjangkau tingkat nasional dan luar negeri.
“Selain Kue Kekarah Makni, di Tanah Luas juga ada UMKM kelapa gongseng atau Ue Seunelee yang diproduksi secara tradisional. Kami terus memberikan dukungan penuh terhadap usaha-usaha seperti ini agar bisa terus naik kelas,” ujar Bachtiar di lokasi pameran.
Ia mengajak seluruh pengunjung stand Tanah Luas untuk mencoba langsung kue khas Aceh tersebut. Menurutnya, tingginya daya beli masyarakat terhadap produk lokal akan berdampak langsung pada kemajuan pendapatan daerah ke depan.
“Dengan adanya pameran seperti Milad Samudera Pasai ini, produk UMKM kita semakin dikenal. Harapannya ekonomi masyarakat maju dan pendapatan daerah juga ikut terdongkrak,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Tanah Luas berkomitmen untuk terus membina pelaku UMKM melalui pelatihan, fasilitasi izin, dan promosi agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 di Aceh Utara diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pameran UMKM, expo kecamatan, hingga seminar sejarah dan budaya.












