News

Petani Syamtalira Bayu Mulai Kembali Bertani, DPD Tani Merdeka Minta Pemerintah Serius Perhatikan Bantuan Benih

2
×

Petani Syamtalira Bayu Mulai Kembali Bertani, DPD Tani Merdeka Minta Pemerintah Serius Perhatikan Bantuan Benih

Sebarkan artikel ini

BATAS ACEH| Aceh Utara – Masyarakat petani di Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, mulai kembali melakukan aktivitas turun ke sawah setelah Bendungan Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase kembali dapat difungsikan. Kondisi tersebut menjadi harapan baru bagi petani setelah sebelumnya mengalami kesulitan akibat kerusakan bendungan dan dampak banjir yang melanda wilayah tersebut pada tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Utara, H. Abdul Mutaleb, Sabtu (23/05/2026). Menurutnya, kembalinya fungsi irigasi DI Krueng Pase sangat membantu masyarakat untuk memulai kembali musim tanam yang sempat terhambat dalam waktu cukup lama.

“Petani di Kecamatan Syamtalira Bayu sudah mulai kembali bertani karena Bendungan DI Krueng Pase sudah bisa digunakan. Namun masyarakat di daerah tersebut juga masih merasakan dampak banjir tahun lalu,” ujar H. Abdul Mutaleb.

Baca Juga :  Melalui FGD LPEM FEB UI, Wali Kota Lhokseumawe Harapkan Gas Tangkulo Bangkitkan Industri dan Ekonomi Daerah

Ia menyebutkan, meskipun petani sudah mulai turun ke sawah dan melakukan penanaman padi, hingga saat ini sebagian masyarakat belum mendapatkan bantuan benih padi dari pemerintah.

Dalam kesempatan itu, H. Abdul Mutaleb meminta Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara agar lebih serius dalam memperhatikan kondisi para petani, khususnya di wilayah yang terdampak kerusakan irigasi dan bencana alam.

“Petani sudah lama tidak bertani karena rusaknya Bendungan DI Krueng Pase dan juga imbas bencana alam tahun lalu. Karena itu pemerintah harus hadir membantu masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan secara akurat terhadap wilayah-wilayah yang akan memasuki musim tanam agar bantuan pertanian dapat tersalurkan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan benih padi berkualitas sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil panen masyarakat.

Baca Juga :  Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan, Dinkes Lhokseumawe Sidak SPPG Dini Hari

“Kami meminta Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara benar-benar melakukan pendataan wilayah yang akan turun ke sawah supaya petani bisa mendapatkan bantuan benih padi yang bagus dari pemerintah, sehingga hasil panen bisa maksimal,” tambahnya.

H. Abdul Mutaleb menilai bahwa upaya mendukung petani sejalan dengan program swasembada pangan nasional yang menjadi visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta turut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mewujudkan swasembada pangan daerah.

“Swadembada pangan merupakan visi pemerintah pusat dan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu kami meminta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara benar-benar serius bekerja demi kepentingan petani,” tutupnya.

Logo Lhokseumawe
🕌 Jadwal Sholat
KOTA LHOKSEUMAWE & Sekitarnya
Sabtu, 23/05/2026
Imsak
04:46
Subuh
04:56
Terbit
06:14
Dhuha
06:42
Dzuhur
12:32
Ashar
15:55
Maghrib
18:43
Isya
19:56

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *