Home / Pendidikan

Rabu, 6 Maret 2024 - 20:40 WIB

MPD Kabupaten Aceh Utara menggelar Pelatihan Manajemen Untuk Komite Sekolah Se-Aceh Utara

Share

Batasaceh.com – Aceh Utara, Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Aceh Utara menggelar Pelatihan Manajemen bagi Komite Sekolah Se-Aceh Utara , Rabu (6/3) di Hotel Lido Graha, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Ketua MPD Aceh Utara Razali,MPD dalam mengatakan, maksud kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah partisipatif dan peran komite sekolah untuk meningkatkanmutu pendidikan di Aceh Utara.

“Komite sekolah berperan penting dalam mengambil kepastian keberhasilan belajar di sekolah”. Kata Razali.

Peran komite sekolah sebagai lembaga pemberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan, Sebagai lembaga pendukung, baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan, Sebagai pengontrol dalam rangka transparasi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan dan Sebagai lembaga mediator antara pemerintah dengan masyarakat.

Pj Bupati Aceh Utara, Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si melalui Plh Asisten I Bidang Pemerintah, Fauzan mengatakan kegiatan yang sangat penting dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Utara. Pendidikan masa kini identik dengan teknologi dan inovasi yang beragam, mulai dari penggunaan buku hingga penggunaan notebook sebagai media tulis untuk pembelajaran, inovasi juga digunakan untuk meng-efisiensi waktu agar seorang pelajar dapat menyerap ilmu yang di ajarkan oleh tenaga pengajar.

Pembelajaran masa kini berbeda jauh dengan pembelajaran pada zaman dahulu, pembelajaran masa lalu identik dengan ketegasan karna mereka berpikir jika mengajar dengan tegas para siswa akan menerima pelajaran dengan sempurna, sedangkan pada masa masa kini pendidikan di lakukan dengan cara yang lebih santai, karena orang berpikir bahwa jika dengan cara yang santai atau dengan cara keakraban maka para siswa akan menerima pelajaran dengan baik.

Baca Juga :   Lhokseumawe Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Aceh

Menurutnya, Majelis Pendidikan Daerah (MPD) sebagai wadah berkumpulnya para pelaku dan pemikir dibidang pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan pendidikan era digital ini. MPD yang lahir melalui Qanun Nomor 5 Tahun 2009 dengan 5 fungsinya yaitu pemikir, pemberi pertimbangan, pendukung, evaluasi dan pengawasan serta mediator, memiliki peran strategis bagi Pemerintah Aceh khususnya Kabupaten Aceh Utara.

Undang-undang nomor 11 tahun 2006 (UUPA) dan Qanun Aceh Nomor 5 tahun 2009 menjadi aturan penting dan pondasi bagi kita menjalankan fungsi kekhususan Aceh di bidang Pendidikan, terutama bagi pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang menginginkan hadirnya lembaga MPD menjadi wadah strategis bagi pengambil kebijakan untuk bidang pendidikan.

Fauzan menyebutkan tema yang diangkat oleh MPD pada kegiatan Pelatihan ini memiliki makna yang cukup baik bagi seluruh stake holder pendidikan, dimana kata kuncinya adalah “Partisipatif dan Peran Komite Sekolah untuk menguatkan Mutu Pendidikan di Aceh Utara”.

“Pendidikan ini bukan hanya kewajiban pemerintah, namun juga dibutuhkan peran masyarakat dalam rangka upaya memajukan pendidikan. Kita tahu sejak era reformasi ada kewajiban pemerintah untuk mengalokasikan dana sebesar 20% baik APBN, APBA dan APBK untuk pembangunan bidang pendidikan”.

Baca Juga :   Lhokseumawe Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Aceh

Pendidikan terkesan sudah mandiri, sudah mapan apalagi sejak adanya program Pendidikan gratis 9 tahun yang seolah-olah Pendidikan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Akan tetapi sebenarnya Pendidikan itu butuh Support (dukungan) dari masyarakat, 80% porsi yang dibutuhkan dari kepedulian masyarakat. Kami berharap melalui komite sekolah, yang merepresentasi atau perwakilan masyarakat di sekolah mampu menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahan di sekolah bukan justru menjadi beban bagi sekolah. Duduk bersama dengan penyelenggara sekolah, dalam hal ini kepala sekolah dan pikirkan apa yang dilakukan agar sekolah bisa maju, mandiri dan berkualitas.

“Kita harapkan kepada Kepala Sekolah agar melakukan komunikasi yang baik dengan para komite sekolah, ajak mereka ikut terlibat dalam rangka mewujudkan kemajuan sekolah, peningkatan mutu pendidikan dan kemandirian sekolah serta bermusyawarahlah untuk mengatasi masalah- masalah yang terjadi disekolah. Kepada Dinas Pedidikan, kami berharap agar bersama-sama dengan MPD agar bisa saling kolaboratif dalam menjalankan program agar terwujudnya Pendidikan Aceh Utara yang berkemajuan dan kemandirian. Kepada MPD agar terus bekerja dengan baik, tingkatkan intesitas kinerjanya, lahirkan terobosan- terobosan yang dapat menjadikan Pendidikan di wilayah kita lebih maju,” Ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Putra Bung Hatta PNL, Teuku Rassya dan Teuku Salman Juara II Lomba Pidato Da’i Online Se Indonesia 2024.

Pendidikan

Guru Besar Pertama IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag.dikukuhkan

Pendidikan

Strategi Komunikasi Humas untuk Membangun Citra Positif Organisasi

Pendidikan

Pj. Bupati Aceh Jaya dan Bunda PAUD Kunjungi Satuan Pendidikan.

Pendidikan

Perkuat Silaturrahmi dan Sinergitas, Politeknik Negeri Lhokseumawe Gelar Halal Bi Halal

Pendidikan

Lepas Kontingen Musabaqah Tunas Ramadhan, Pj Walikota A Hanan Minta Adik-Adik Pramuka Jadi Pionir Terdepan Sosialisasikan dan Atasi Kenakalan Remaja

Daerah

Pemkab Bireuen Salurkan Insentif Rp 1,584 Miliar untuk Pimpinan dan Guru Dayah.

Pendidikan

Politeknik Negeri Lhokseumawe Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru di 14 Kabupaten/Kota di Sumut dan Aceh