Home / Daerah

Jumat, 13 Oktober 2023 - 15:09 WIB

Warga Aceh Utara Diinjak Gajah hingga Opname di RSU Cut Meutia

Share
Foto:Hamdani Batasaceh.com

Batasaceh.com- Dua warga Gampong Pucok Alue Seuleumak, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dikabarkan diijak oleh gajah liar saat sedang pulang dari kebun miliknya di Gampong Peurupok, kecamatan setempat, Kamis (12/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Resort 12 KSDA Aceh Utara Nurdin menyebutkan, korban terinjak itu Muktharuddin (42) dan Baktiar (40). Berdasarkan pengakuan dari korban. Saat itu keduanya hendak pulang dari kebun dan tiba-tiba bertemu dengan kawanan gajah.

Lalu, mereka mengusir kawanan hewan bertubuh besar itu, tiba-tiba ada dua ekor gajah berada dibelakang mereka. Disaat itu keduanya coba melarikan diri dikarenakan dikejar oleh dua ekor gajah tersebut. Ketika itu, korban Muktharuddin jatuh dan langsung diinjak. Kemudian, Baktiar mencoba membantu abangnya dan akhirnya korban juga terinjak dibagian paha.

Baca Juga :   PT Pupuk Iskandar Muda Raih Penghargaan Terbaik dalam Pelaksanaan TJSL di Aceh Tahun 2024

Setelah itu, sebutnya, kedua gajah itu pergi, sedangkan korban tak mampu bergerak di lokasi kejadian.

“Akibat kejadian itu Muktharuddin langsung dilarikan ke RSU Cut Meutia. Berdasarkan hasil observasi korban mengalami luka dalam dan kini diopname. Sementara, Baktiar hanya mengalami luka memar dibagian pahannya,”kata Nurdin saat dikonfirmasi , Jumat (13/10)

Baca Juga :   Pj Bupati Aceh Utara : PPK Adalah Ujung Tombak Kesuksesan Pilkada

Kata Nurdin, gajah liar itu kini sudah berkeliaran di perkebunan warga di Kecamatan Paya Bakong. Gajah itu setiap saat berpindah-pindah satu lokasi, ke lokasi lainnya.”Ini yang buat masyarakat sekarang resah saat ini,”kata Nurdin.

Nurdin menjelaskan konflik satwa itu terjadi akibat terjadi perusakan kawasan hutan. Seperti adanya terjadi penebangan liar, perusakan habitat seperti pembukaan jalan dan juga merusak kawasan hutan.

“Sering konflik satwa, di kawasan hutan itu karena ada penebangan liar, bila hutan rusak, maka bisa terjadi konflik,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Plt Camat Tanah Luas Lantik 49 Tuha Peut Dalam 3 Kemukiman

Daerah

Pemilik Galian C Alue Leuhop Cot Girek Bantah Gunakan BBM Bersubsidi

Daerah

Praktek Pungli Terhadap Siswa Kembali Terjadi di Aceh Utara

Daerah

PT PIM Fasilitasi Manasik Calon Jamaah Haji Aceh Utara

Daerah

Pokdarwis Pirak Tour Tabur 1000 Benih Ikan Nila di Rumah Cut Mutia

Daerah

Proses Proyek Bendungan Krueng Keureuto Sudah capai 91,8 Persen

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Raih Opini WTP Berturut-Turut Ke-11 kalinya dari LHP BPK Perwakilan Provinsi Aceh

Daerah

Peringati HUT PT Pupuk Indonesia Yang Ke-12 Tahun, PT PIM Tanam 750 Pohon