Home / Internasional

Kamis, 14 Desember 2023 - 07:37 WIB

Pelindungan ABK Konsulat Jenderal RI Cape Town Gelar Kegiatan Life Skills

Share
Konsulat Jenderal RI Cape Town Gelar Kegiatan Life Skills

Batasaceh.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Cape Town menyelenggarakan kegiatan peningkatan kemampuan dan pemahaman ABK mengenai kontrak kerja dan  adaptasi suasana di tempat kerja maupun di darat (life skill) di Indonesian Seafarer Corner (ISC) pada Minggu (10/12).

Konjen RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa ISC dibentuk sebagai wujud pelindungan negara kepada ABK WNI di Afrika Selatan, tempat berkumpul sekaligus untuk mendapat peningkatan kemampuan di tempat kerja saat ini ataupun setelah kembali ke tanah air. Beliau menekankan pentingnya menjaga komunikasi sesama ABK terlebih dengan KJRI Cape Town.

Mr. Cassiem August sebagai Narasumber memberikan paparan kisahnya sebagai volunteer membantu penanganan masalah ABK WNI satu dekade silam. Atas kiprahnya, Mr. Cassiem yang sebelumnya menjabat Inspektur International Transport Workers’ Federation (ITF) Cape Town dianugerahi Hassan Wirajuda Pelindungan Award pada 2016 sebagai penghargaan tertinggi dari Kemlu RI atas kerja nyata terhadap pelindungan WNI di luar negeri.

Baca Juga :   Lhokseumawe Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Aceh

Konsul Protkons, Faiez Maulana menjelaskan kepada ABK mengenai mekanisme penanganan kasus dan complaint ABK, mulai sejak laporan diterima, pendekatan dan proses penyelesaian ke stakeholders setempat/Indonesia serta pelaporan. Penyampaian laporan ABK juga difasilitasi dengan cara yang mudah dijangkau, melalui Portal Peduli WNI (www.peduliwni.kemlu.go.id), hotline KJRI di nomor +27 720 711 6760, hingga WhatsApp group Pelaut RI.

Kegiatan life skills adalah kegiatan rutin dan bagian dari strategi penanganan masalah WNI yang terdiri dari 3 komponen yang dilaksanakan secara simultan yaitu (1) pencegahan kasus (preventif), (2) penanganan kasus, dan (3) sosialisasi peraturan perundang-undangan maupun kebijakan terkait.

Baca Juga :   Lhokseumawe Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Aceh

Masih kurang memadainya hukum dan peraturan perundang-undangan internasional untuk perlindungan maksimal ABK dan mewajibkan perusahaan perkapalan menerapkan standar good governance terhadap ABK masih menjadi tantangan.

Namun demikian, otoritas setempat seperti keimigrasian dan kepolisian dapat memaksa perusahaan pelaku pelanggaran berat termasuk tindak pidana untuk dikenakan tindakan keimigrasian atau investigasi. Untuk itu KJRI Cape Town terus membina hubungan baik dengan otoritas setempat dalam upaya perlindungan ABK.

Share :

Baca Juga

Internasional

Wamenlu RI dorong kerjasama strategis Indonesia – Korea Selatan

Internasional

KJRI Perth Kenalkan Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian Antara Indonesia dan Australia Barat di Food Innovation Precinct WA

Internasional

Presiden Jokowi Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Internasional

Indonesia Desak SMU PBB Bentuk Komisi Independen Selidiki Serangan Israel

Internasional

Kepala Staf Angkatan Darat Indonesia periode 2021 – 2023 Terima Tanda Kehormatan Australia

Internasional

Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Segera Hentikan Perang di Gaza

Internasional

Israel Terus Gempur Jalur Gaza, Sudah 33 Masjid Hancur

Internasional

Indonesia Beri Pelatihan Terapan Perikanan Pesisir Untuk Negara-Negara Anggota Melanesian Spearhead Group (MSG) di Ambon, Indonesia