Daerah

Tgk Muharuddin Desak Pengusutan Tuntas Kasus Pembunuhan Agen Mobil di Aceh Utara, Hukum Seberat-beratnya

6993
×

Tgk Muharuddin Desak Pengusutan Tuntas Kasus Pembunuhan Agen Mobil di Aceh Utara, Hukum Seberat-beratnya

Sebarkan artikel ini

 

ACEH UTARA – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan agen mobil bernama Hasfiani bin H. Jafaruddin, atau yang akrab disapa Imam. Ia menegaskan bahwa pelaku harus dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku agar memberikan efek jera.

 

Imam, yang juga bekerja sebagai perawat, ditemukan tewas secara mengenaskan di kawasan terpencil Gunung Salak, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, pada Senin (17/3/2025). Kematian tragisnya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat Aceh.

 

Menurut Agusnadi Tarmizi, salah satu anggota keluarga, Imam terakhir terlihat pada Jumat (14/3/2025) ketika mengantar seorang pria yang mengaku ingin membeli Toyota Innova. Awalnya, perjalanan mereka menuju Banda Aceh, namun tiba-tiba berbalik arah ke kompleks Asean. “Di lokasi tersebut, ada suara tembakan, dan sejak saat itu kontak dengan Imam terputus,” ungkap Agus.

Baca Juga :  Di Awal Idul Fitri, Haji Uma, Wagub Aceh dan PPAM Pulangkan Warga Aceh yang Alami Depresi di Malaysia

 

Tiga hari setelah kejadian, jasad Imam ditemukan di Gunung Salak. Keluarga meyakini bahwa pembunuhan ini dilakukan oleh lebih dari satu orang dan direncanakan dengan matang. Dugaan tersebut semakin kuat setelah aparat berhasil mengungkap identitas salah satu pelaku.

 

Dari informasi yang beredar, pelaku utama dalam kasus ini merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut berinisial DI. Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, membenarkan bahwa anggotanya terlibat dalam kejadian ini dan saat ini sedang menjalani proses hukum di tahanan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).

 

Tgk Muharuddin menegaskan bahwa tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan, terlebih jika melibatkan aparat negara. “Kita tidak bisa membiarkan tindakan kejam seperti ini berlalu begitu saja. Pelaku harus dihukum setimpal agar masyarakat merasa aman dan percaya pada hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  Di Awal Idul Fitri, Haji Uma, Wagub Aceh dan PPAM Pulangkan Warga Aceh yang Alami Depresi di Malaysia

 

Lebih lanjut, politisi Partai Aceh itu menegaskan bahwa DPRA akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendesak agar tidak ada fakta yang ditutupi. “Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan, dan kami akan terus mengawal proses ini agar berjalan transparan dan adil,” tambahnya.

 

Sementara itu, Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, memastikan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius. “Kami berjanji akan menindak tegas pelaku dan memberikan sanksi yang sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

 

Keluarga korban berharap agar keadilan benar-benar ditegakkan dan seluruh pelaku yang terlibat dalam kejahatan ini mendapatkan hukuman setimpal. Mereka juga meminta aparat untuk bekerja lebih cepat agar kasus ini segera menemukan titik terang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *