Batasaceh.com – Pemerintah akan memprioritaskan relokasi bagi rumah yang rusak berat, atau hilang akibat banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sementara rumah yang rusak ringan dan sedang, akan diberikan bantuan uang tunai agar masyarakat dapat membersihkan dan memperbaiki rumahnya.
“Bagi rumah yang rusak berat atau hilang, relokasi menjadi solusi utama. Sedangkan untuk rumah rusak ringan dan sedang, pemerintah akan memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai agar masyarakat dapat membersihkan dan memperbaiki rumahnya”, Kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (22/12/2025).
Menurut Mendagri, penanganan bencana akan difokuskan di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai wilayah terdampak paling parah.
“Aceh Tamiang menjadi prioritas penanganan, dan pemerintah merencanakan pembangunan sekitar 500 unit rumah bagi masyarakat terdampak banjir di daerah ini”, ungkap Tito.












