Daerah

Ceulangiek, Desak Percepatan Pembangunan Tol Aceh-Medan

2039
×

Ceulangiek, Desak Percepatan Pembangunan Tol Aceh-Medan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRA Dapil 3 Bireuen, Fraksi PA. Rusyidi Mukhtar, S.Sos

Batasaceh.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rusyidi Mukhtar yang juga wakil Kimisi I  sering disapa  Ceulangiek, mendesak pemerintah pusat agar segera menyelesaikan pembangunan jalan tol Aceh-Medan. Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pengerjaan ruas tol yang belum rampung, terutama jalur yang menghubungkan Bireuen hingga Medan.

Menurut Ceulangiek, tol Banda Aceh-Sigli saa

t ini sudah beroperasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Namun, ruas jalan tol dari Bireuen ke Medan masih dalam proses pembangunan dan belum dapat digunakan. Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini sangat penting untuk memperlancar arus transportasi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh.

“Aceh memiliki sejarah panjang dengan dinamika yang berat, termasuk konflik GAM & RI selama 29 tahun dari 1976 sd 2005 perjanjian MoU helsinki perdamaian Aceh dan bencana tsunami pada 2004 yang meluluhlantakkan wilayah ini. Oleh karena itu, sudah seharusnya Aceh mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dalam hal infrastruktur,” ujar Ceulangiek Politisi Partai Aceh ini,

Baca Juga :  Lebih Dekat Dengan Masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Shalat Id Di Lokasi Berbeda

Ia juga menekankan bahwa keberadaan tol Aceh-Medan akan berdampak besar bagi perekonomian, perdagangan, dan sektor pariwisata. Dengan tersedianya jalur transportasi yang cepat dan efisien, akses distribusi barang akan semakin mudah, serta meningkatkan daya tarik Aceh sebagai destinasi wisata.

Selain itu, Ceulangiek berharap pembangunan tol Aceh-Medan dapat diselesaikan di tahun 2026 sesuai dengan aspirasi masyarakat. Ia menilai proyek ini akan menjadi solusi bagi peningkatan konektivitas antarwilayah dan mendorong Aceh menjadi pusat ekonomi baru di Sumatera.

Baca Juga :  Lebih Dekat Dengan Masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Shalat Id Di Lokasi Berbeda

Dalam upaya mempercepat realisasi proyek tersebut, Ceulangiek juga mendukung kebijakan Pemerintah Aceh yang menggandeng investor dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk membangun jalan tol Aceh-Sumatera. Menurutnya, keterlibatan investor asing dapat mempercepat proses pembangunan sehingga masyarakat bisa segera menikmati manfaatnya.

“Langkah yang diambil Gubernur Aceh dalam mendatangkan investor UEA sangat tepat. Ini menunjukkan komitmen untuk mempercepat pembangunan tol yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Aceh,” tambahnya.

Ceulangiek berharap pemerintah pusat segera memberikan perhatian lebih serius terhadap pembangunan infrastruktur di Aceh. Menurutnya, tol Aceh-Sumatera bukan hanya sekadar proyek strategis nasional, tetapi juga bagian dari pemulihan dan pembangunan kembali Aceh pasca-konflik dan tsunami yang melanda daerah tersebut 20 silam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *