Kesehatan

WHO prioritaskan uji vaksin Ervebo untuk wabah Bundibugyo

2
×

WHO prioritaskan uji vaksin Ervebo untuk wabah Bundibugyo

Sebarkan artikel ini
Ervebo saat ini merupakan satu-satunya vaksin Ebola yang telah mendapat izin penggunaan. Namun, vaksin tersebut disetujui untuk mencegah penyakit Ebola yang disebabkan oleh virus Zaire ebolavirus, bukan virus Bundibugyo. ( Beyza Binnur Dönmez )

CENEVRE

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (7/8) merekomendasikan agar vaksin Ebola Ervebo, satu-satunya vaksin Ebola yang telah berlisensi, diprioritaskan untuk diuji dalam uji klinis acak di tengah wabah penyakit virus Bundibugyo yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo.

Dalam pernyataannya, WHO mengatakan Kelompok Penasihat Teknis untuk prioritas vaksin kandidat mengambil keputusan tersebut setelah meninjau data awal terbaru yang menunjukkan Ervebo memberikan tingkat perlindungan silang terhadap penyakit virus Bundibugyo pada uji hewan, terutama dalam mencegah kematian.

Ervebo saat ini merupakan satu-satunya vaksin Ebola yang telah mendapat izin penggunaan. Namun, vaksin tersebut disetujui untuk mencegah penyakit Ebola yang disebabkan oleh virus Zaire ebolavirus, bukan virus Bundibugyo.

Kelompok penasihat WHO menyatakan tidak menemukan masalah keamanan dalam penggunaan Ervebo selama wabah Bundibugyo, asalkan digunakan dalam uji klinis yang dirancang dengan baik, termasuk melalui vaksinasi terhadap kontak erat pasien.

Meski demikian, para ahli menegaskan efektivitas Ervebo dalam mencegah penyakit maupun penularan virus Bundibugyo masih harus dibuktikan melalui penelitian lebih lanjut.

Mereka juga menyebut vaksin yang secara khusus dikembangkan untuk melawan virus Bundibugyo tetap menjadi pilihan yang lebih ideal. Namun, hingga saat ini data awal mengenai vaksin kandidat tersebut masih belum tersedia.

WHO membentuk kelompok penasihat tersebut setelah menetapkan wabah Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC) pada 16 Mei.

Pada 31 Juli, kelompok penasihat itu menggelar pertemuan ketiga untuk mengevaluasi data terbaru mengenai penggunaan Ervebo terhadap wabah Bundibugyo.

Sebelumnya, kelompok tersebut merekomendasikan agar Ervebo tidak digunakan di luar penelitian yang dirancang secara ketat hingga efektivitasnya terhadap virus Bundibugyo dapat dipastikan.

Logo Lhokseumawe
🕌 Jadwal Sholat
KOTA LHOKSEUMAWE & Sekitarnya
Minggu, 09/08/2026
Imsak
04:59
Subuh
05:09
Terbit
06:24
Dhuha
06:52
Dzuhur
12:40
Ashar
15:59
Maghrib
18:49
Isya
20:01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *